Pengelolaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global (Global Institute) dilaksanakan oleh lembaga khusus dan independen yaitu LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat). Hal ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Ketua STMIK Bina Sarana Global Nomor 022/SK/KETUA/STMIKBSG/III/2013 (sebelum perubahan bentuk menjadi Global Institute).
Sebagai salah satu Perguruan Tinggi dengan visi “Menjadi Perguruan Tinggi di tahun 2032 yang memiliki kompetensi, kualitas unggul dan mampu bersaing di Tingkat Nasional dan Internasional serta memiliki akhlak yang mulia”, maka diperlukan kebijakan yang baik dan tepat dalam pengelolaan penelitian. Global Institute dalam statuta pada Bab XI Pasal 17 menjelaskan bahwa Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat adalah salah satu unsur akademik Perguruan Tinggi yang memiliki kewajiban/tugas untuk melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pengembangan serta peningkatan keilmuan dan kualitas SDM (sumber daya manusia). Pada periode Rencana Induk Pengambangan hingga tahun 2032, Global Institute telah mencanangkan menjadi Campus by Research. Oleh karena itu, kebijakan-kebijakan diarahkan untuk terlaksananya amanah jangka panjang sesuai dengan visi dan misi.
Untuk memperkuat arah kebijakan penelitian, maka Global Institute merumuskan Rencana Induk Penelitian sebagai acuan dan target, serta arah penelitian dalam jangka waktu tertentu. Hal ini dibuat untuk memastikan pelaksanaan penelitian tidak melenceng dari target dan capaian penelitian dapat terlaksana dengan baik. Berdasarkan Rencana Induk Penelitian Global Institute mengacu kepada Agenda Riset Nasional (2010-2014) Keputusan Menteri Riset dan Teknologi No. 193/M/Kp/IV/2010 tanggal 30 April 2010, maka ditetapkan 2 Topik/Fokus Penelitian Unggulan Global Institute yaitu:
- Teknologi Informasi dan Komunikasi
- Industri Kreatif
- Managenen dan Bisnis
Rencana Induk Penelitian Global Institute mengatur hal-hal yang berkaitan dengan arah kebijakan, strategi, program strategis, sasaran dan indikator kinerja, rencana pendanaan dan pelaksanaan, sistem pengelolaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Global Institute. Dalam rangka mencapai visi dan misi Global Institute maka, beberapa strategi yang dilakukan oleh LPPM adalah sebagai berikut :
- Meningkatkan kualitas dan kuantitas/jumlah penelitian dosen/mahasiswa.
- Memberikan support bagi dosen/peneliti untuk menghasilkan publikasi/luaran berupa karya ilmiah, buku, dan paten/HaKI.
- Memberikan reward dan punishment bagi penelitian dosen.
- Membuat database terkait dengan capaian sumberdaya IPTEKS yang dimiliki.
- Merancang database IPTEKS yang terkait dengan kebutuhan ndustry dan stakeholder lainnya.
- Merancang Standar Operasional Prosedur (SOP) yang terkait dengan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Berikut ini adalah road map Penelitian/PKM Global Institute :

Gambar. Roadmap Penelitian Global Institute 2013 – 2032
Pada Gambar tersebut Global Institute memiliki 4 periode penelitian, dimana pada masing-masing tahap memiliki fokus dan kontribusi dengan penekanan yang berbeda. Berikut adalah pembagian Roadmap Penelitian Global Institute :
- The Developments of Basic System or App [2013 – 2017]
Fokus pada periode ini adalah pengembangan aplikasi-aplikasi dasar yang bermanfaat bagi masyarakat. Penelitian yang dikembangkan sebagian besar merupakan aplikasi umum yang bersifat rintisan dan bersifat prototype .
- The Developments of more Complex System and Algorithm [2018 – 2022]
Pada periode ini fokus yang dikembangkan adalah membangun sistem atau aplikasi yang lebih kompleks dan terkait antar perangkat. Riset yang dikembangkan juga mengarah kepada berbagai jenis algoritma beserta implementasinya.
- The Developments of Artificial Intelligence and Internet of Thing [2023 – 2027]
Perkembangan teknologi yang berorientasi kepada kecerdasan buatan akan menjadi eksplorasi utama untuk penelitian pada periode tahun 2023 – 2027. Selain itu, perkembangan teknologi berbasis internet of thing juga akan dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat.
- The Developments of Application with Advanced Programming and Robotic [2028 – 2032]
Pada Peride ke-4, pengembangan pemrograman dengan level tertinggi (advanced) akan menjadi target. Selain itu, pada periode ini Global Institute mulai melakukan kombinasi dengan teknologi robotic yang bermanfaat bagi masyarakat.
Berdasarkan roadmap penelitian tersebut, Global Institute membuat 1 Pusat Studi, yaitu Pusat Studi Teknologi Industri Kreatif. Pusat Studi ini akan menjadi barometer dan akselerasi kampus Global Institute untuk menjadi perguruan tinggi yang berorientasi kepada riset dan selalu berambisi untuk memiliki outcome secara berkala, dan terus mengalami peningkatan dari masa ke masa.

Gambar. Fishbone Bidang Kompetensi Penelitian Global Institute
Berdasarkan gambar, Global Institute fokus kepada beberapa poin kompetensi penelitian yaitu desain, networking, pengembangan software aplikasi, sistem akuntansi, e-commerce analisis data, Manajemen dan Bisnis. Masing-masing poin tersebut yang terus dikembangkan untuk menghasilkan aplikasi-aplikasi berbasis kebutuhan masyarakat. Adanya Pusat Studi Teknologi Industri Kreatif, akan mendorong beberapa fokus penelitian ini untuk memiliki outcome yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Penelitian dan pengembangan yang dilakukan bisa kepada penelitian dasar, maupun terapan.
